JOBNESIA CAREER TIPS – Pernahkah Anda merasa sudah mengirim puluhan bahkan ratusan lamaran kerja via email atau job portal, tapi tidak ada satu pun perusahaan yang memanggil untuk interview?
Jangan buru-buru menyalahkan nasib atau merasa tidak layak. Bisa jadi, masalah utamanya ada pada dokumen senjata utama Anda: Curriculum Vitae (CV).
Banyak pelamar kerja, terutama Fresh Graduate, yang tidak sadar bahwa CV mereka langsung dibuang oleh HRD atau sistem ATS (Applicant Tracking System) hanya dalam hitungan detik. Kenapa? Karena memuat kesalahan-kesalahan fatal berikut ini.
Tim JOBNESIA telah merangkum 5 Kesalahan Fatal dalam Membuat CV yang wajib Anda hindari jika ingin cepat dapat kerja:
1. CV Tidak Ramah ATS (Terlalu Banyak Desain)
Di era digital 2025 ini, banyak perusahaan besar menggunakan sistem komputer (ATS) untuk menyaring ribuan lamaran. Robot ATS kesulitan membaca CV yang terlalu banyak grafik, ikon, warna-warni mencolok, atau format kolom yang rumit.
Solusi: Gunakan format CV yang bersih, sederhana, dan fokus pada teks. Pastikan kata kunci (seperti: Admin, Excel, Bahasa Inggris) tertulis jelas.
IKLAN SPONSOR
2. Mencantumkan Informasi Tidak Relevan
Ingat, CV bukan biografi hidup Anda. HRD tidak perlu tahu Anda juara lomba makan kerupuk saat SD atau hobi Anda tidur.
Solusi: Hapus riwayat pendidikan TK/SD/SMP. Cukup cantumkan pendidikan terakhir (SMA/SMK atau Kuliah). Masukkan pengalaman organisasi atau magang yang berhubungan dengan posisi yang dilamar saja.
3. Foto Profil Tidak Profesional
Ini kesalahan paling sering terjadi. Menggunakan foto selfie, foto dengan filter Instagram, foto dipotong dari foto grup, atau foto dengan latar belakang kamar tidur.
Solusi: Gunakan pas foto formal atau semi-formal dengan pakaian rapi (kemeja/blazer), pencahayaan terang, dan latar belakang polos. Wajah harus terlihat jelas dan tersenyum ramah.
4. Typo (Salah Ketik) dan Tata Bahasa Buruk
"Sya lulusan SMK Jurusan Akutansi..." (Salah: Saya, Akuntansi).
Kesalahan ketik sekecil apapun menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang tidak teliti. Bagi posisi seperti Admin atau Keuangan, ketelitian adalah harga mati.
Solusi: Baca ulang CV Anda minimal 3 kali sebelum dikirim, atau minta teman untuk mengoreksinya.
IKLAN SPONSOR
5. Mengirim Satu CV untuk Semua Posisi
Anda melamar posisi "Staff Gudang" tapi di CV tertulis "Saya sangat berminat menjadi Customer Service". Ini fatal! HRD akan menilai Anda sebagai pelamar yang malas dan asal sebar jaring.
Solusi: Sesuaikan sedikit isi CV atau Body Email dengan posisi yang Anda lamar. Tunjukkan antusiasme pada posisi tersebut.
Tips Tambahan dari Admin:
CV yang baik tidak harus berlembar-lembar. Cukup 1-2 halaman saja, tapi padat informasi tentang Skill (Keahlian) dan Achievement (Pencapaian) Anda.
Sudah perbaiki CV? Sekarang saatnya melamar kerja! Cek lowongan terbaru di Beranda JOBNESIA.

0 Komentar